Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup, PT Berau Coal lakukan giat Enviro Goes to School yang merupakan sosialisasi pengelolaan lingkungan pertambangan di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Tanjung Redeb, pada Selasa (14/6).

Environment Superintendent PT Berau Coal, Yudhi Kristian menjelaskan, sosialisasi tersebut merupakan rangkaian kegiatan peringatan hari lingkungan hidup yang jatuh pada 5 Juni lalu. Pihaknya mengadakan road show ke empat sekolah yang berada di area operasional PT Berau Coal. Yakni, Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1, SMKN 1 l, SMAN PGRI Tanjung Redeb dan SMAN 4 Sambaliung.

“Jadi tahun ini kami membuat banyak agenda, salah satunya road show ini. Dalam rangka transfer pengetahuan kepada peserta didik terkait pengelolaan lingkungan pertambangan,” terangnya kepada Disway Berau, Selasa (14/6).

Di dalam setiap aktivitas PT Berau Coal tidak terlepas dari upaya pengelolaan lingkungan, terutama aktivitas operasionalnya. Pihaknya mencoba menggandeng anak-anak sekolah di Kabupaten Berau untuk mencoba menjelaskan bahwa setiap tahapan operasional juga mengedepankan kaidah yang baik dan benar serta ramah lingkungan.

“Itu yang coba kami paparkan. Terkait bagaimana kami melakukan upaya reklamasi, upaya pengelolaan air asam tambang dan sebagainya,” paparnya.

Sehingga, harapannya bisa memberikan wawasan kepada peserta didik yang ada di Kabupaten Berau. Bahwa operasional PT Berau Coal merupakan operasional yang peduli terhadap pengelolaan lingkungan.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMKN 1 Tanjung Redeb, Subarjo menyambut baik sosialisasi tersebut. Menurutnya kegiatan tersebut merupakan kegiatan positif yang perlu dilanjutkan. Sangat bagus untuk menambah pengetahuan peserta didik.

“Terutama pengelolaan lingkungan sangat cocok untuk anak SMK. Sebab, tidak lama lagi mereka terjun ke dunia kerja,” paparnya.

Menurutnya, pengetahuan pengelolaan tersebut sangat diperlukan untuk dipahami murid-murid. Supaya tidak terjadi kesalahpahaman dengan kondisi yang sebenarnya terjadi.

“Kalau langsung dari sumbernya kan pas sekali. Semua hal yang ingin diketahui anak-anak bisa langsung ditanyakan,” imbuhnya.

Dia sangat berterimakasih kepada PT Berau Coal karena sudah menyempatkan sosialisasi di sekolahnya. Harapannya, bisa rutin dilakukan bukan hanya saat hari lingkungan hidup. Dan bukan hanya sosialisasi di kelas. Tapi, bisa juga melibatkan siswa siswi sebagai perwakilan sekolah untuk melihat secara langsung kondisi di lapangan.

“Mudah-mudahan anak-anak bisa melanjutkan untuk menjaga lingkungan di sekolah juga. Kami harap ada tindak lanjutnya bukan hanya sekedar sosialisasi di kelas,” ucapnya.

“Perlulah tindak lanjut secara nyata dari PT Berau Coal untuk membantu atau mendukung kegiatan positif lain yang berkaitan dengan dunia pendidikan dan lingkungan,” sambungnya.

Salah satu siswa kelas XI SMKN 1 Tanjung Redeb, Kokoh Alexander mengaku, sosialisasi pengelolaan lingkungan pertambangan merupakan pengetahuan baru yang didapatkannya. Dia sebagai pelajar sangat terbuka jika ada hal-hal atau pengetahuan baru.

“Semoga ke depan ada kegiatan seperti ini lagi. Wawasan dari pihak ketiga sama pentingnya dengan pelajaran di sekolah. Apalagi kebanyakan tujuan kami setelah lulus yaitu terjun langsung ke dunia kerja,” ungkapnya.

Selain menambah pengetahuan, banyak ide yang bisa diambil dari hasil pemaparan PT Berau Coal. Seperti, pengelolaan tanaman. Dia berharap, lebih banyak masyarakat yang bisa mengetahui pengelolaan lingkungan pertambangan.

“Akan lebih bagus jika sosialisasi tersebut bisa diketahui masyarakat di luar bukan hanya para pelajar,” tutupnya. (*/Iqb)

Sumber: Nomorsatuutara.com, 15 Juni 2022