c

Tanjung Redeb – Penyiapan tenaga kerja muda terampil melalui pendidikan dan pelatihan (diklat) besutan Corporate Social Responsibility (CSR) Pendidikan Berau Coal melalui Yayasan Dharma Bhakti Berau Coal (YDBBC) untuk sektor industri dan jasa di Berau Training Center (BTC), Kampus Parapatan disambut baik oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Berau.

 

Diklat yang dibuka pada 5 Oktober lalu oleh Ferhath Fauzi Nazief, Ketua Umum YDBBC dan Eddy Dharmawan, Sekretaris Disdik Berau diikuti 73 peserta yang lolos seleksi dari 110 peserta yang telah mendaftar.

Foto Rubrik CSR (Utama) - Caption_Sambutan Ferhath Fauzi Nazief, Ketua Umum YDBBC Membuka Acara Diklat

“Dari ratusan pendaftar itu, kita seleksi lagi dengan mempertimbangkan sisi akademik dan domisilinya. Sebab, program ini hanya diperuntukkan bagi putra – putri Berau”, ujar Ferhath.

 

Menurutnya yang melatarbelakangi perlunya diklat ini karena Berau memiliki potensi besar, jika sumber daya manusianya tak punya keahlian khusus maka potensi besar itu tidak dapat terkelola dengan baik.

 

Tambahnya, diklat yang diadakannya ini merupakan sektor industri dan jasa yang tidak kalah penting untuk dikembangkan. Karena keahlian khusus yang akan diperoleh dari di diklat ini bisa diterapkan dimana saja sebab tujuan utamanya menumbuhkan entrepreneur muda Berau.

 

Tujuh puluh tiga peserta tersebut dibagi kedalam lima jurusan diklat diantaranya 12 peserta diklat operator, 10 peserta diklat teknik gambar bangunan, 24 peserta diklat otomotif, 14 peserta diklat pengelasan dan 11 peserta diklat Air Conditioned (AC) ruangan dan mobil.

 

Eddy dalam sambutannya selain mengucapkan terima kasih atas adanya program ini, menurutnya diklat 5 jurusan yang ditawarkan diharapkan dapat menguatkan semangat generasi muda untuk menunjang masa depan mereka.

 

Diadakan secara cuma-cuma, Eddy meminta kepada seluruh peserta diklat untuk mengikuti kegiatan ini dengan maksimal. Belum lagi, dengan komitmen YDBBC yang bakal memberikan bantuan dana usaha bagi peserta dengan nilai tertinggi.

Zaid Tsabit, koordinator csr pendidikan YDBBC membenarkan apa yang disampaikan Eddy, untuk besaran bantuan dana usaha akan melihat pengajuan realistis kebutuhan sebenarnya nanti.

 

Tambah Zaid, selain pembekalan pendidikan, para peserta akan dibekali pembinaan mental dan fisik, serta keagamaan. Sehingga output-nya, unggul dalam keterampilan, karakter dan mental yang menonjol yang diperlukan di dunia kerja.

 

Akhirnya diklat yang akan berlangsung dari senin hingga jumat di BTC selama tiga bulan ini resmi dilaksanakan yang ditandai dengan pemasangan helm kerja oleh Ferhath dan Eddy kepada sejumlah peserta diklat.